IDENTITAS :
Judul
Film : PHP
Penulis
:
Sri Muslimah I. Nasution
Editor : Krisno Wicaksono
Nurfitria
ningsih
Ronaldo
Vivi
sintana dewi
Pemeran : Ahmad
Baihaqi
Anggoro
riyadi putra
Ayudia
puspita dara
Fatimah
harum aisyah
Krisno
wicaksono
Muhammad
amirrudin
Nurfitria
ningsih
Ronaldo
Sri
muslimah I. Nasution
Vivi
Sintana Dewi
Negara
:
Indonesia
Bahasa
: Bahasa Indonesia
SINOPSIS
Ini adalah kisah tentang menjadi warga negara yang baik dan cinta
tanah air. Koko adalah seorang mahasiswa yang sangat tertarik dengan
pendidikan, hari – harinya selalu di isi dengan pengetahuan yang baru.
Pada suatu hari, sehabis pulang kuliah Koko bertemu dengan
seorang anak jalanan bernama Doel yang sangat suka dengan pendidikan namun
tidak dapat melanjutkan mimpinya di bangku sekolah karena kemiskinan.
Karena rasa pedulinya terhadap orang lain, dan
merasa harus punya andil dalam membagi ilmu pengetahuan bagi generasi masa
depan bangsa, Koko membangun sebuah program belajar yang bernama PHP. Namun,
dalam membangun program ini, koko dan teman – temannya punya sedikit masalah
yaitu preman – preman yang kurang setuju dengan adanya program ini di
lingkungan sekitar mereka.
Bagi Koko itu bukan rintangan yang berarti,
program tetap berjalan sesuai rencana. Namun ada salah satu dari anak jalanan
yang ingin belajar di tentang orang tuannya, karena menganggap program tersebut
hanya sebatas bualan dan pencitraan.
KELEBIHAN :
Ada beberapa kelebihan dari film ini menurut saya:
1. Cerita
ini banyak dialami oleh anak – anak yang ada di Indonesia saat ini
2. Akting dari pemerannya cukup menghayati alur cerita
3. Terdapat banyak kritik dari mahasiswa Indonesia bagi pemerintah negara ini
2. Akting dari pemerannya cukup menghayati alur cerita
3. Terdapat banyak kritik dari mahasiswa Indonesia bagi pemerintah negara ini
KEKURANGAN :
Tapi namanya semua karya tidak ada yang sempurna, film ini pun
punya kekurangan yang menurut saya mengganggu, yaitu alur ceritanya monoton
dan kurang menarik. Tidak adanya musik atau hal – hal dapat membuat cerita ini
makin dramatis. Film ini di tampilkan sangat apa adanya, tanpa pengeditan atau
perombakan yang berarti.
