Welcome to My Blog ^^

Minggu, 01 Januari 2017

Review Jurnal Mengenai Data Sekunder

Review Jurnal

Judul
The Use Of Secondary Data In Purchasing And Supply Management (P/SM) Research
Jurnal
Journal of Purchasing & Supply Management
Download
Tahun
2016
Penulis
Lisa M. Ellrama, Wendy L. Tateb
Reviewer
Sri Muslimah Irianti Nasution
Tanggal
1 Januari 2017
1.       Abstrak
Jurnal dengan judul “The Use Of Secondary Data In Purchasing And Supply Management (P/SM) Research” berisi tentang manfaat penggunaan data sekunder, dimana data ini adalah data yang telah dikumpulkan untuk tujuan lain tetapi mungkin cocok untuk penelitian. jurnal ini menyajikan isu-isu yang terkait dengan penggunaan data sekunder sebagai sumber utama data atau sebagai tambahan untuk data atau metode lainnya. Data sekunder memiliki banyak manfaat, dan beberapa kumpulan data sekunder yang mapan dan sangat kredibel. Para penulis menjelaskan beberapa cara bahwa data sekunder telah digunakan dalam penelitian manajemen pembelian dan persediaan. Data sekunder memang memiliki keterbatasan, mulai dari bias dalam pengumpulan dan pelaporan untuk di FFI kesulitan dalam mengidentifikasi dan mengakses sumber yang tepat dari data sekunder. Saran untuk meningkatkan reliabilitas dan validitas data sekunder yang tersedia, sebagai saran juga untuk menangani data besar.

2.   Pengantar
Penulis membagi jurnal kedalam beberapa bagian yang dinomori secara berurutan. Bagian pertama berisi pengantar, bagian dua sampai bagian sepuluh adalah pembahasan, serta bagian sebelas adalah kesimpulan. Bagian pertama adalah mengenai perkenalan mengenai data sekunder. Bagian pertama ini menjelaskan bahwa Data sekunder itu sendiri memiliki pengertian sebagai data kuantitatif atau kualitatif yang telah dikumpulkan oleh orang lain selain para peneliti yang langsung meneliti objek untuk tujuan yang berbeda dibandingkan penggunaan yang dimaksudkan dalam penelitian. Data sekunder tersebut bisa berupa buku yang telah terbit sebelumnya, data sensus, informasi pemerintah, data yang keuangan, laporan organisasi dan catatan. Data sekunder digunakan untuk triangulasi data dari pengumpulan data primer seperti wawancara, studi kasus, survei dan eksperimen untuk menghindari data yang bias.

3.   Pembahasan
Penulis membagi pembahasan jurnal dalam sembilan bagian, yang diurutkan dalam penomoran. Dimulai secara kontinu dari bagian kedua setelah bagian pengantar sebagai bagian pertama. Bagian kedua penulis menjelaskan alasan digunakannya data sekunder dalam penelitian manajemen pembelian dan persediaan. Data sekunder memiliki beberapa manfaat lain diantaranya :
a.    Jumlah data yang relatif besar tersedia.
b.   Mengurangi ongkos.
c.    Mengurangi waktu.
d.   Lebih objektif dari data primer seperti kasus atau data survei.
e.    Jumlah personil yang diperlukan lebih sedikit untuk mengumpulkan sumber.
f.     Kombinasikan dengan jenis data yang lain untuk menyelidiki fenomena lebih teliti.
g.    Dapat membandingkan data-data yang ada (tidak harus bergantung pada persepsi sejarah).
h.   Umum, baik didefinisikan dan langkah-langkah yang ditetapkan dapat digunakan

Bagian selanjutnya penulis menuliskan tentang potensi manfaat menggunakan data sekunder. Berdasarkan manfaat data sekunder pada bagian dua terdapat banyak potensi manfaat menggunakan data sekunder. Data sekunder pun mudah ditemukan. Beberapa tersedia secara gratis melalui perpustakaan dan sumber-sumber lain, atau dapat dibeli dengan harga yang relatif rendah jika dibandingkan dengan biaya bagi para peneliti untuk penelitian objek secara langsung. Hal ini dapat menghemat banyak waktu dan usaha manusia.
Bagian keempat, penulis menjelaskan jenis data yang digunakan dalam penelitian manajemen pembelian dan persediaan yang dilampirkan pada Tabel 2 dan Tabel 3. Serta menjelaskan penelitian mengenai masalah manajemen pembelian dan persedianan sebagian besar menggunakan penerapan data sekunder diantaranya sebagai data pokok dan sebagian lagi sebagai data untuk melakukan triangulasi data dalam penelitian objek secara langsung.
Bagian selanjutnya terkait penjelasan mengenai alasan-alasan yang digunakan penulis untuk menggunakan data sekunder dalam penelitian manajemen pembelian dan persediaan. Alasan penulis adalah penggunaaan data sekunder dalam penelitian manajemen pembelian dan persediaan akan mengurangi kemungkinan penyimpangan atau kesalahan dalam proses pengumpulan data menurut para peneliti prakonsepsi dan bias. Hal ini sangat diperlukan untuk meningkatkan hasil yang penuh arti, bermakna dan patut diterbitkan. Karena kumpulan data sekunder biasanaya tervalidasi.
Bagian keenam penulis menjelaskan tentang keterbatasan umum data sekunder,  pada kenyataannya, data sekunder memiliki keterbatasan secara umum. Ketika mencari data sekunder untuk digunakan dalam analisis, terdapat waktu yang secara signifikan dihabiskan untuk mencari kumpulan data yang sesuai dan menafsirkan data, mencoba memahami masalah-masalah seperti: Di mana data yang sesuai dipublikasikan, adakah langkah-langkah pelaporan yang umum digunakan untuk jenis data dan adakah kerangka waktu yang umum? Juga, masalah yang signifikan adalah bahwa database tunggal atau sumber data sekunder mungkin tidak tersedia untuk menjawab pertanyaan penelitian, sehingga peneliti harus mampu dengan tepat mensintesis database yang berbeda untuk memenuhi kebutuhan mereka. Selain itu, apakah semua data sekunder dan data empiris yang disediakan dan standar secara umum adalah potret pada suatu titik waktu. Serta arsip data yang fokus pada apa yang telah terjadi. Selanjutnya, data tidak selalu tersedia untuk semua periode waktu, untuk semua fenomena, dan untuk semua organisasi kepentingan. Komplikasi lain adalah 80% dari data yang tersedia saat ini merupakan dataa yang tidak terstruktur. Data tidak terstruktur termasuk data yang tidak dikelola oleh sistem manajemen database standar, informasi yang tidak memiliki model data yang sudah dikenal  atau tidak terorganisir dengan cara yang sudah dikenal. Sementara sebagian orang akan berpendapat bahwa data tersebut tidak dirancang sebagai satu kumpulan data karena transformasi yang luas yang perlu dilakukan untuk membuatnya bisa digunakan sebagai data penelitian.
Bagian selanjutnya penulis menjelaskan tentang keterbatasan secara spesifik dari data yang secara sukarela dikabarkan. Data yang sengaja dikabarkan atau dipublikasikan biasanya hanya data yang dianggap baik atau bisa menguntungkan suatu pihak tertentu, karena tidak ada persyaratan khusus bahwa data yang disajikan harus lengkap. laporan akan cenderung menekankan apa yang dianggap sebagai penting, dan daerah di mana pihak tertentu unggul, daripada mengungkapkan semua kegiatan yang relevan. Dengan demikian, mungkin ada perbedaan interpretasi dari apa yang sebenarnya dilakukan pihak tertentu. Selain keterbatasan ini, pembersihan data dapat menjadi tugas yang berat. Tergantung pada format data, mungkin ada sejumlah besar waktu yang dibutuhkan untuk mengubah data menjadi bentuk yang bisa digunakan. 
Bagian kedelapan penulis menuliskan tentang beberapa teknik yang digunakan untuk menjamin reliabilitas dan validitas data. Jurnal manajemen pembelian dan persediaan ini menggunakan beberapa teknik untuk menjamin reliabilitas dan validitas. Reliabilitas menilai apakah data yang dilaporkan konsisten dari waktu ke waktu. sehingga sangat penting untuk memahami bagaimana data telah dikumpulkan. Hal yang perlu dilakukan oleh peneliti adalah : menggabungkan beberapa sumber data yang merupakan ukuran beberapa aspek dari apa yang para peneliti cari atau Memodifikasi konsepsi dari kepentingan atau minat untuk data tersedia yang lebih sesuai jika hasilnya bermakna. 
Bagian selanjutnya yaitu penulis menjelaskan tentang manakah data besar yang cocok atau sesuai. Istilah data besar juga digunakan dalam jurnal manajemen pembelian dan persediaan ini. Data besar adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan sejumlah besar data yang organisasi kumpulkan,  yang tidak dapat diproses, dianalisis dan dikelola dengan menggunakan alat-alat tradisional dan pendekatan. Data besar secara resmi didefinisikan sebagai volume data, kecepatan, variasi, dan kebenaran. Hal itu adalah data primer. Ketika data diakses oleh seorang peneliti namun peneliti tersebut tidak mengumpulkan data atau pengumpulan data langsung untuk tujuannya, maka data tersebut menjadi data sekunder. Sebagian besar data yang terstruktur, menciptakan tantangan khusus untuk organisasi yang mengumpulkan data dan peneliti yang ingin menggunakan data. Data perlu memiliki validitas intrinsik. Berarti bagi peneliti untuk menggunakan data juga harus memiliki validitas kontekstual atau makna dalam pengaturan tertentu. Ini termasuk dimensi seperti relevansi, kredibilitas, dan kuantitas kepercayaan. Tantangan dengan menggunakan data besar sebagai sumber daya adalah kompleksitas dalam memahami, memanipulasi, benar penataan dan memvalidasi kumpulan data. 
Bagian selanjutnya penulis menjabarkan tentang Kesempatan Penelitian di masa depan dengan menggunakan data sekunder Dengan pertumbuhan data besar, jumlah peluang untuk
menggunakan data sekunder meningkat. Pertimbangan penting adalah memastikan bahwa data yang digunakan dengan cara yang berarti dan menambah nilai dalam mengatasi masalah nyata dan isu-isu, bukan hanya dengan cara yang nyaman akan tetap hasil harus dapat digeneralisasi untuk populasi yang lebih luas, atau dianalisis dalam hubungannya dengan data dari perusahaan lain untuk memberikan wawasan yang lebih besar.

4.   Kesimpulan
Kesimpulannya Penulis menjelaskan bahwa ada banyak data sekunder yang berpotensi berharga dan menarik yang dapat digunakan oleh para peneliti. Hal ini menciptakan tanggung jawab tambahan untuk para penulis untuk mengurus  penanganan data, interpretasi dan presentasi kepada publik. Seperti dalam semua analisis data, kepedulian harus dilakukan untuk validitas dan generalisasi diantara keterbatasan dan kontribusi dari analisis data sekunder.

5.   Kelebihan Penelitian
a.    Menggunakan sumber data yang banyak sehingga bisa dilakukannya triangulasi data yang ada
b.   Jurnal memiliki penyusunan bagian yang jelas dan menarik untuk dibaca

6.   Kekurangan penelitian
Penulis kurang lengkap dalam menyimpulkan keseluruhan isi dari jurnal ini.





Tidak ada komentar:

Posting Komentar